BERNAMA.ID
News Update
Loading...




Berita

[Berita][recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Buat web di Bayanaka ID

Minggu, 15 Februari 2026

Menyambut Ramadhan, Menguatkan Hati, Nevi Zuairina Beri Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana di Sumatera

Menyambut Ramadhan, Menguatkan Hati, Nevi Zuairina Beri Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana di Sumatera

Bernama.id - Sumbar l Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Anggota Fraksi PKS DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan dukungan dan penguatan spiritual kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di berbagai wilayah Sumatera. Ia mengajak warga, khususnya para korban bencana, untuk menyambut Ramadan dengan hati yang tegar, penuh harap, dan keyakinan bahwa setiap ujian membawa hikmah dan pertolongan Allah SWT.

Sebagai Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi menuturkan bahwa Ramadan adalah bulan penguat jiwa. Di tengah kondisi yang tidak mudah akibat bencana banjir, longsor, dan berbagai musibah lainnya, kehadiran Ramadan diharapkan menjadi sumber ketenangan batin dan energi baru bagi masyarakat. 

“Ramadan hadir bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai cahaya penguat bagi mereka yang sedang diuji. Di balik setiap musibah, Allah SWT menjanjikan kemudahan dan pahala bagi orang-orang yang sabar,” ujarnya.

Nevi menyampaikan empatinya kepada warga di Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, serta daerah lain di Sumatera yang terdampak bencana. 

Politisi PKS ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas, memperbanyak doa, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, puasa mengajarkan keteguhan dan kesabaran. Ketika seseorang mampu menahan lapar dan dahaga, ia sejatinya sedang dilatih untuk menguatkan mental dan spiritual. 

“Saudara-saudara kita yang terdampak bencana mungkin kehilangan harta dan tempat tinggal, tetapi jangan sampai kehilangan harapan. Ramadan mengajarkan kita bahwa pertolongan Allah itu dekat,” tambahnya.

Politisi PKS ini juga mendorong agar semangat berbagi semakin ditingkatkan selama Ramadan, terutama bagi para korban bencana. Ia berharap masjid, mushala, dan ruang-ruang kebersamaan kembali hidup dengan doa dan kepedulian.

“Semoga Ramadan tahun ini menjadi bulan pemulihan dan penguatan bagi seluruh masyarakat Sumatera yang sedang diuji. Mari kita sambut dengan keikhlasan, kesabaran, dan keyakinan bahwa Allah SWT tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berserah diri,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Senin, 09 Februari 2026

Momentum HPN, Rahmat Saleh Ajak Pers Kawal Kemajuan Pertanian

Momentum HPN, Rahmat Saleh Ajak Pers Kawal Kemajuan Pertanian

Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, memberikan pandangannya mengenai peran strategis pers dalam mengawal kedaulatan pangan dan kesejahteraan sektor agraris bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN), Senin (9/2/2026). 
‎Dia menilai pers memiliki tanggung jawab moral sebagai jembatan informasi antara kebijakan pemerintah dan kenyataan di lapangan.
‎​
‎Rahmat menyoroti narasi yang dibangun media dapat memengaruhi keberlangsungan hidup petani, nelayan, serta masyarakat pesisir. 
‎Menurutnya, tanpa pengawasan media, kebijakan besar di sektor pertanian berpotensi kehilangan arah. 
‎Jurnalisme yang kritis dan konstruktif sangat diperlukan guna memastikan distribusi subsidi pupuk serta alat mesin pertanian (alsintan) tepat sasaran.
‎​
‎​Dalam pandangannya, pers berperan sebagai pilar pengawasan yang memastikan aspirasi petani di daerah terdengar hingga ke tingkat pusat. 
‎Rahmat mencatat persoalan di akar rumput, seperti kendala irigasi dan fluktuasi harga gabah, sering kali baru mendapatkan perhatian serius setelah diberitakan secara luas.
‎​
‎"Kami di DPR sangat terbantu dengan laporan-laporan jurnalistik yang mendalam. Seringkali, data di atas kertas berbeda dengan kenyataan di sawah atau pasar. Di sinilah pers hadir untuk meluruskan persepsi tersebut," ujar Rahmat Saleh di Jakarta, Senin (9/2/2026).
‎​Menghadapi tantangan kompleks seperti krisis iklim dan alih fungsi lahan, Rahmat berharap pers dapat mengedukasi publik mengenai pentingnya regenerasi petani. 
‎Dia juga menekankan pentingnya perlindungan lahan pertanian berkelanjutan demi kesejahteraan para petani.
‎​
‎"Saya berharap rekan-rekan media terus menyuarakan urgensi perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Jangan sampai kita hanya merayakan angka swasembada, tetapi abai terhadap kesejahteraan orang-orang yang mencangkul di tanah tersebut," tuturnya.
‎​Selain itu, ia mengajak pers untuk tetap objektif dalam mengawal transparansi data stok pangan nasional. 
‎Hal ini dinilai penting guna mencegah simpang siur informasi yang berpotensi dimanfaatkan oleh spekulan harga.
‎​Rahmat juga turut memberikan apresiasi kepada jurnalis yang konsisten meliput sektor pangan dan lingkungan hidup, meskipun bidang tersebut sering dianggap kurang komersial. 
‎Dia meyakini, pers yang sehat akan mendorong lahirnya kebijakan yang sehat pula.
‎​
‎"Sinergi antara legislatif dan media perlu diperkuat untuk mewujudkan keadilan, khususnya di sektor pangan, HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan tanggung jawab terhadap kebenaran informasi," tutupnya. (TPHRS/ABE)
Selamat Hari Pers Nasional, Tetap Kokoh Jadi Pilar Demokrasi

Selamat Hari Pers Nasional, Tetap Kokoh Jadi Pilar Demokrasi

Bernama.id - Jakarta l Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini diperingati  sudah yang ke 80 kali. Setiap 9 Februari HPN diperingati insan pers di tanah air.

Pada HPN 2026, puncak peringatinya di Serang Banten, hadir banyak stakholder dan wartawan seluruh Indobesia.

"HPN adalah momentum bagi insan pers untuk terus bekerja mengabarkan peristiwa, mengungkap fakta dan data, pers penyambung aspirasi rakyat yang tersumbat "ujar Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina, Selasa 10/1-2026 di Jakarta.

Hj Nevi Zuairima juga berharap HPN ke 80 menjadi momentun insan wartaan untuk menjadikan pers sehat, ekonomi berdaulat, bangsa kuat.

"Sebagai pilar ke empat negara demokrasi, pers tidak diragukan lagi kerjanya mengawal tegaknya demokrasi di Indonesia, negara terbesar demokrasi,"ujar wakil rakyat dari Dapil Sumbar I ini.

Tentu kerja di dunia pers penuhi tantangan, mulai dari liputan, ruang redaksi dan komplain atas berita yang tayang, tapi itu harus dilewati, selain itu persaingan informasi yang luar biasa antara media mainstream dengan media sosial.

"Stop saat ini juga intimidasi dan kriminalisasi pers, dan pers jangan kalah dari kutipan narasi di media sosial yang jauh dari kaidah jurnalis. Semua anak bangsa masih percaya pers adalah produk informasi yang patuh pada kaidah dan etika jurnalistik didasari UU Pers,"ujar Hj Nevi.

Terakhir Hj Nevi mengucapkan selamat HPN 2026. "pers jasa mu besar untuk maju nya negeri dan kuatnya demokrasi di negara  ini,"tegasnya.

"Selamat HPN tetaplah jadi profesi yang setia mengawal demokrasi negara, salam pers," ujar Hj Nevi Zuairina. (***)

Sabtu, 07 Februari 2026

Sambut Ramadhan, Hj Nevi Zuairina Bagikan 10 Tips Agar Ibadah Lebih Maksimal

Sambut Ramadhan, Hj Nevi Zuairina Bagikan 10 Tips Agar Ibadah Lebih Maksimal

Bernama.id - PADANG l Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Sumbar II, Hj Nevi Zuairina, membagikan sejumlah tips dalam menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan agar lebih bermakna dan berkualitas.

Menurut Hj Nevi, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi momentum memperbaiki kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT. Untuk itu, persiapan sejak dini menjadi hal penting agar ibadah selama Ramadhan dapat dijalani secara optimal.

Hj Nevi membagikan 10 tips yang dapat dilakukan masyarakat sebelum dan selama Ramadhan. Ini 10 tips Ramadhan dari Hj Nevi Zuairina. 

1. Jaga Kesehatan
Dari hal kecil olahraga ringan, tidur yang cukup, dan makan bergizi. Tubuh yang prima modal untuk puasa jadi bermakna dan bisa tilawah yang panjang.

2. Siapkan Cheklist Target Ramadhan
Susun amalan dan targetmu selama Ramadhan, supaya terasa realistis dan mudah juga memberi semangat untuk menuntaskan satu per satu.

3. Print doa-doa Ramadhan
Tempelkan di dinding atau sudut rumah. Setiap kali melihatnya, kamu akan teringat untuk selalu membacanya.

4. Hapus Playlist Lagu atau Musik di HP
Hapus playlist musik dan ganti dengan murotal Al-Qur'an, kisah para Nabi, sahabat, dan kajian-kajian Islam.

5. Pelajari Lagi Fiqh Ramadhan
Biar puasanya nggak cuma soal lapar dan haus. Pelajari lagi hal-hal yang membatalkan puasa, dan amalan apa yang bisa melipatgandakan pahala.

6. Latihan Sholat Berjamaah dari Sekarang
Biasakan datang ke masjid di awal waktu dan berjamaah. Baca lagi buku sifat sholat Nabi biar ibadah kita makin berkualitas.

7. Mulai Sholat Dhuha
Coba kamu sisipkan sholat dhuha di sela kesibukanmu. Nggak harus lama, cukup 2 atau 4 rakaat aja tiap pagi.

8. Bangun Lagi Sholat Malam
Coba mulai sholat malam, walau cuma dua rakaat. Pelan-pelan saja, semoga Allah mudahkan langkah kita untuk bangun dan mendekat kepada-Nya.

9. Puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh
Latihan terbaik sebelum Ramadhan tiba. Menahan lapar untuk membiasakan hati lebih bersih, melatih sabar, menjaga lisan.

10. Latih Tanganmu untuk Selalu Bersedekah
Mulai dari sedikit misal seribu, dua ribu, yang penting rutin. Karena di Ramadhan, amal kecil pun Allah lipatgandakan pahalanya.

"Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan," ucapnya dalam akun instagram pribadinya. (*)

Senin, 02 Februari 2026

Nevi Zuairina: Revisi UU Persaingan Usaha Harus Melindungi UMKM, Konsumen, dan Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

Nevi Zuairina: Revisi UU Persaingan Usaha Harus Melindungi UMKM, Konsumen, dan Menjawab Tantangan Ekonomi Digital


Bernama.id - Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat perlindungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjamin kepentingan konsumen, serta merespons perkembangan pesat ekonomi digital.

Hal tersebut disampaikan Nevi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panitia Kerja Komisi VI DPR RI bersama para akademisi pada Senin (2/2/2026), yang membahas Naskah Akademik dan draf perubahan ketiga undang-undang tersebut.

Menurut Nevi, pembaruan regulasi sangat mendesak mengingat ketentuan yang berlaku saat ini belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika teknologi dan model bisnis baru. Ia menyebut sejumlah masukan akademik dalam RDPU, antara lain perlunya peningkatan efektivitas sanksi, penguatan penegakan hukum guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional, penyediaan penyidik khusus, perluasan kewenangan lembaga pengawas persaingan usaha, penguatan perlindungan konsumen, pemberdayaan UMKM melalui pengawasan kemitraan, penyempurnaan mekanisme penyelesaian perkara dengan prinsip ultimum remedium, serta pengaturan yang lebih adaptif terhadap keberlanjutan dunia usaha, termasuk melalui mekanisme merger dan akuisisi yang sehat.

Legislator Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini menambahkan bahwa kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional harus diimbangi dengan regulasi persaingan usaha yang adil, proporsional, dan tidak menimbulkan beban administratif berlebihan.

“Revisi undang-undang tidak boleh justru mempersempit ruang gerak pelaku usaha kecil. Sebaliknya, regulasi harus membuka peluang pertumbuhan, memperluas akses pasar, serta mencegah praktik kemitraan yang merugikan,” ujarnya.

Nevi juga menekankan pentingnya perluasan definisi pelaku usaha agar mencakup entitas digital lintas negara yang memiliki dampak langsung terhadap pasar domestik. Menurutnya, pengaturan mengenai algoritma harga, penguasaan data, serta dominasi platform digital harus dirumuskan secara jelas agar hukum persaingan tetap relevan dan efektif.

Ia menilai tanpa pembaruan tersebut, penegakan hukum akan selalu tertinggal dibandingkan laju inovasi teknologi.

Selain aspek perlindungan pelaku usaha, Nevi menegaskan bahwa kepentingan konsumen harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam revisi regulasi.

“Undang-undang yang diperbarui harus menjamin masyarakat memperoleh harga yang wajar, kualitas produk yang baik, serta pilihan yang beragam, sehingga publik terlindungi dari praktik anti-persaingan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nevi juga menyoroti perlunya penguatan kelembagaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), baik dari sisi kewenangan, transparansi proses penegakan hukum, maupun penguatan sumber daya manusia, termasuk kebutuhan akan penyidik khusus agar pengawasan dapat berjalan lebih optimal.

Ia mendorong agar KPPU diperkuat sebagai lembaga negara independen yang mampu bertindak cepat, profesional, dan akuntabel di tengah meningkatnya kompleksitas ekonomi digital.

“RUU ini harus sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan ekonomi digital dan UMKM. Regulasi persaingan yang modern diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara iklim usaha yang sehat, inovasi, serta perlindungan kepentingan publik,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Minggu, 01 Februari 2026

Nevi Zuairina: Armada Tanggap Bencana PKS Sumbar Bukti Gotong Royong untuk Masyarakat

Nevi Zuairina: Armada Tanggap Bencana PKS Sumbar Bukti Gotong Royong untuk Masyarakat

 

Bernama.id - Padang l Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat resmi menerima bantuan armada mobil operasional dan penanggulangan bencana yang akan digunakan untuk memperkuat respons kemanusiaan di berbagai wilayah rawan bencana. 

Serah terima armada berlangsung di halaman kantor DPW PKS Sumbar, Sabtu siang (31/1/2026), dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina menyampaikan bahwa keberadaan armada ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang kerap melanda Ranah Minang.

“Sumatera Barat adalah wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa, longsor, dan banjir. Karena itu, kesiapan logistik dan mobilisasi cepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan masyarakat. Armada ini kami niatkan sepenuhnya untuk kepentingan publik, tanpa sekat,” ujar Nevi.

Politisi PKS ini menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur, mulai dari struktur pusat partai, pemerintah daerah, hingga para wakil rakyat. 

Nevi juga menyampaikan apresiasi kepada Mahyeldi selaku Gubernur Sumatera Barat sekaligus Ketua MPW PKS Sumbar, serta kepada Rahmat Saleh yang ikut berkontribusi dalam pengadaan armada tersebut.

Menurut Nevi, penguatan mitigasi bencana harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat musibah terjadi, tetapi juga melalui edukasi masyarakat, pelatihan relawan, dan sinergi lintas lembaga, termasuk dengan DPR RI serta pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menghadirkan armada tersebut, seraya menegaskan bahwa kendaraan akan selalu disiagakan untuk operasi kemanusiaan.

Nevi Zuairina berharap armada baru ini dapat mempercepat penyaluran bantuan, evakuasi korban, serta distribusi logistik ketika bencana terjadi. 

“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari amal kolektif kita untuk menjaga keselamatan masyarakat Sumatera Barat dan memperkuat budaya saling tolong-menolong,” pungkasnya. (NZMC/Arif)

Kamis, 29 Januari 2026

Nevi Zuairina Dorong Pemanfaatan SEPABLOCK untuk Percepatan Huntap dalam Kunjungan Komisi VI DPR RI

Nevi Zuairina Dorong Pemanfaatan SEPABLOCK untuk Percepatan Huntap dalam Kunjungan Komisi VI DPR RI

Bernama.id - Padang l Anggota DPR RI Komisi VI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya pemanfaatan inovasi bahan bangunan nasional seperti SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock) guna mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Nevi saat mengikuti kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke fasilitas produksi PT Semen Padang dan lokasi terkait program rehabilitasi pascabencana. 

Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan industri nasional dalam mendukung penyediaan hunian yang cepat, aman, serta berkualitas bagi warga terdampak.

Menurut Nevi, penggunaan teknologi konstruksi modular seperti SEPABLOCK menjadi solusi strategis karena mampu memangkas waktu pembangunan tanpa mengurangi standar keamanan bangunan.

 “Negara harus hadir secara cepat dan tepat bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Inovasi seperti SEPABLOCK dapat membantu mempercepat pembangunan hunian tetap, sekaligus memastikan kualitas dan ketahanannya,” ujar Nevi Zuairina.



Politisi PKS ini  juga mengapresiasi sinergi antara DPR RI, pemerintah, BUMN, dan para pelaksana lapangan dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana. 

Nevi menekankan bahwa Komisi VI akan terus mengawal agar program pembangunan huntap berjalan sesuai rencana serta menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

 “Kami di Komisi VI akan memastikan program ini terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan rasa aman bagi warga. Pemulihan tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga membangun kembali harapan masyarakat,” tambahnya.

Selain meninjau fasilitas produksi, rangkaian kunjungan Komisi VI DPR RI juga mencakup pemantauan program hunian sementara (huntara) yang telah disalurkan kepada sebagian warga terdampak di wilayah Sumatera Barat.

 Nevi menilai langkah tersebut sebagai bagian penting dari transisi menuju hunian permanen yang lebih layak.

"Ke depan, Saya di Komisi VI DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan produk dalam negeri dan inovasi industri nasional dalam proyek-proyek rehabilitasi pascabencana, sekaligus memastikan koordinasi lintas kementerian dan BUMN berjalan optimal demi percepatan pemulihan di kawasan terdampak," tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Buat web di Bayanaka ID

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done