BERNAMA.ID
News Update
Loading...




Berita

[Berita][recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Buat web di Bayanaka ID

Kamis, 05 Maret 2026

Rahmat Saleh Galakkan #BerbagiTakjil, Sasar Pedagang Takjil yang Minim Pembeli

Rahmat Saleh Galakkan #BerbagiTakjil, Sasar Pedagang Takjil yang Minim Pembeli

Bernama.id - Padang l Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menggalakkan program sosial bertajuk #BerbagiTakjil melalui inisiatif Sumbar Cerdas selama bulan Ramadan 2026. 

Program ini telah dimulai sejak hari pertama puasa dan direncanakan berlangsung hingga akhir Ramadan dengan menyasar sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Berbeda dengan kegiatan berbagi takjil pada umumnya, program ini dilakukan dengan cara membeli langsung dagangan para penjual takjil di pinggir jalan, terutama pedagang kecil yang terlihat sepi pembeli. 

Takjil yang dibeli kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Sejumlah daerah telah menjadi lokasi kegiatan tersebut, di antaranya Padang, Solok, Dharmasraya, dan Sijunjung. 

Program ini juga direncanakan akan terus berlanjut ke berbagai wilayah lain di Sumatera Barat selama Ramadan.

Rahmat mengatakan pendekatan tersebut sengaja dipilih agar kegiatan berbagi tidak hanya memberi manfaat kepada penerima takjil, tetapi juga membantu pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari penjualan makanan berbuka puasa.

“Selama Ramadan kita sering melihat kegiatan berbagi takjil di jalan. Itu tentu baik, tetapi kami mencoba pendekatan lain, yaitu membeli dagangan pedagang kecil, terutama yang terlihat belum banyak terjual,” kata Rahmat Saleh di Padang, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, tim Sumbar Cerdas turun langsung ke lapangan untuk mencari pedagang secara acak di sejumlah titik keramaian. 

Menurutnya, cara ini dilakukan agar bantuan benar-benar menjangkau pedagang kecil yang membutuhkan.

Menurut Rahmat, Ramadan menjadi momen penting bagi banyak pelaku usaha mikro untuk meningkatkan pendapatan. 

Namun, tidak semua pedagang mendapatkan pembeli yang cukup karena tingginya persaingan penjualan takjil.

“Kita ingin kegiatan berbagi ini juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Pedagang terbantu karena dagangannya dibeli, sementara masyarakat tetap bisa menikmati takjil untuk berbuka,” ujarnya.

Program #BerbagiTakjil akan terus dilakukan sepanjang Ramadan dengan melibatkan relawan dan jaringan komunitas di berbagai daerah. (TPHRS/ABE)

Selasa, 03 Maret 2026

PJKIP Padang dan Dinas Sosial Kota Padang Kolaborasi Sukseskan Digitalisasi Bansos

PJKIP Padang dan Dinas Sosial Kota Padang Kolaborasi Sukseskan Digitalisasi Bansos

Bernama.id - Padang l Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Padang untuk mendukung dan menyukseskan Program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Dukungan tersebut difokuskan pada penguatan sosialisasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dalam audiensi PJKIP Padang dengan Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, Selasa (3/3/2026). Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Program Digitalisasi Bansos bertujuan meminimalkan ketidakakuratan data serta memastikan bantuan tepat sasaran.

Eri mengakui, selama ini masih terdapat keluhan masyarakat terkait penyaluran bansos yang dinilai belum tepat sasaran. Menurutnya, persoalan tersebut kerap dipicu oleh ketidaksinkronan dan validitas data.

Ia menjelaskan, Kota Padang menjadi satu dari 40 kabupaten/kota yang ditunjuk sebagai proyek percontohan Program Digitalisasi Bansos dari total 514 daerah di Indonesia. Kota Padang juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sumatera Barat, dengan mereplikasi sistem yang sebelumnya diterapkan di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sistem baru ini, pemerintah menggunakan KTP elektronik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai basis utama verifikasi data. Masyarakat didorong segera mengaktifkan IKD untuk mempermudah proses administrasi.

Aplikasi Perlinsos yang digunakan memiliki dua skema layanan, yakni pendaftaran mandiri melalui aplikasi bagi warga yang memiliki perangkat dan literasi digital memadai, serta pendaftaran melalui Perlinsos Agen bagi warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi.

Ke depan, proses pengajuan hingga pencairan bansos dilakukan secara digital. Masyarakat dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi tanpa pembatasan awal. Sistem selanjutnya akan melakukan verifikasi otomatis dengan mengintegrasikan data ke sejumlah instansi, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Samsat, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga LHKPN. Integrasi ini bertujuan mendeteksi kepemilikan aset maupun status pekerjaan sehingga potensi ketidaktepatan sasaran dapat dicegah sejak awal.

Program ini juga menyediakan masa sanggah selama satu bulan. Warga yang pengajuannya ditolak dapat mengetahui alasan penolakan secara transparan berdasarkan hasil verifikasi sistem.

Dalam penataan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sistem telah menonaktifkan 22.283 penerima pada Desil 6–10 (kelompok mampu) dan mengalihkan kepada warga Desil 1–5 yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris PJKIP Padang, Arif Budiman Effendi menegaskan kesiapan pihaknya mendukung sosialisasi program tersebut. Ia menyebut PJKIP Padang memiliki program Bakti untuk Negeri yang menyasar keluarga kurang mampu serta berbagai kegiatan sosial lainnya. 

PJKIP Padang juga berencana menghadirkan Kepala Dinas Sosial sebagai narasumber podcast guna memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Penasehat PJKIP Padang Rommi Delfiano, menambahkan bahwa kehadiran PJKIP didasari semangat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. PJKIP telah terbentuk hingga tingkat provinsi. Ia menilai kolaborasi lintas institusi penting untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Wakil Sekretaris PJKIP Padang, Faiz, mengatakan jurnalis PJKIP kerap mengangkat isu human interest, terutama terkait persoalan kesehatan dan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Ia optimistis kolaborasi dengan Dinas Sosial akan memperkuat peran media dalam mendukung implementasi digitalisasi bansos agar berjalan optimal dan tepat sasaran. (Faiz)

Rabu, 25 Februari 2026

Semangat Berbagi Ramadan, Nevi Zuairina Salurkan Paket untuk Warga Pasaman Barat Melalui Ketua DPD PKS

Semangat Berbagi Ramadan, Nevi Zuairina Salurkan Paket untuk Warga Pasaman Barat Melalui Ketua DPD PKS

Bernama.id - Pasaman Barat l Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina. 

Melalui Ketua DPD PKS Kabupaten Pasaman Barat, bantuan paket Ramadan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah titik di Pasaman Barat.

Penyaluran dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga, menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan bahan pangan lainnya yang diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

Dalam keterangannya, Nevi Zuairina menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. 

Politisi PKS itu menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen untuk terus membersamai masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

“Ramadan adalah bulan berbagi dan bulan menguatkan solidaritas. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam bentuk kebijakan di pusat, tetapi juga dalam aksi nyata di tengah-tengah warga,” ujar Nevi.

Ketua DPD PKS Pasaman Barat yang mewakili penyaluran bantuan tersebut menyampaikan bahwa amanah dari Hj. Nevi Zuairina adalah agar bantuan diberikan secara tepat sasaran dan penuh empati. Ia juga menyebutkan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi momen berharga untuk mendengar kondisi dan harapan mereka.

Salah seorang penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Baginya, bantuan tersebut sangat berarti dalam membantu kebutuhan keluarga menjelang dan selama Ramadan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial Ramadan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Nevi Zuairina di wilayah Sumatera Barat II. 

"Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Ramadan tahun ini menjadi bulan yang membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Pasaman Barat," tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Senin, 23 Februari 2026

Nevi Zuairina: Rencana Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Lindungi Industri Nasional

Nevi Zuairina: Rencana Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Lindungi Industri Nasional


Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan bahwa rencana pemerintah melalui PT Agrinas untuk mengimpor mobil operasional bagi Koperasi Merah Putih perlu ditelaah secara cermat dan hati-hati. 

Menurutnya, kebijakan tersebut harus mempertimbangkan kondisi industri otomotif nasional yang saat ini memiliki kapasitas produksi signifikan, baik untuk kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan.

Nevi menyampaikan bahwa sepanjang kebutuhan dan spesifikasi teknis kendaraan yang dimaksud tersedia di dalam negeri, maka industri nasional harus menjadi pilihan utama. 

Politisi PKS ini menilai, berbagai pabrikan otomotif yang beroperasi di Indonesia telah memiliki fasilitas manufaktur dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan produksi nasional semakin kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

“Prinsip dasarnya adalah kebutuhan nasional harus diutamakan dipenuhi oleh industri dalam negeri sepanjang kapasitas dan spesifikasinya tersedia,” ujar Nevi. 

Legislator Sumbar II ini  menambahkan bahwa sebelum kebijakan impor diputuskan, pemerintah perlu memastikan secara objektif apakah jenis kendaraan yang dibutuhkan benar-benar belum tersedia di dalam negeri, apakah volume produksi nasional tidak mencukupi, serta apakah harga dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan koperasi memang tidak dapat dipenuhi oleh produsen lokal.

Ketua Poksi VI FPKS tersebut juga mengingatkan bahwa kebijakan impor kendaraan memiliki implikasi luas terhadap industri otomotif nasional, tenaga kerja, serta rantai pasok dalam negeri. 

Menurutnya, dengan mengutamakan produk dalam negeri, pemerintah tidak hanya mendukung industri manufaktur, tetapi juga memperkuat multiplier effect terhadap UMKM, industri komponen, dan penciptaan lapangan kerja.

Nevi menekankan bahwa kebijakan ekonomi yang berpihak pada koperasi harus berjalan seiring dengan perlindungan dan penguatan industri nasional. Sinergi antara koperasi dan industri dalam negeri justru akan menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan berdaulat.

Ia pun menegaskan bahwa setiap rencana impor wajib mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang menegaskan bahwa kegiatan impor harus melindungi kepentingan nasional. 

“Rencana ini harus dikaji secara komprehensif agar sejalan dengan prinsip perlindungan industri nasional,” pungkas Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Sabtu, 21 Februari 2026

Safari Ramadhan di Mushalla Al-Jannah, Evi Yandri Serahkan Bantuan Rp 20 Juta

Safari Ramadhan di Mushalla Al-Jannah, Evi Yandri Serahkan Bantuan Rp 20 Juta


Bernama.id - Padang l Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, melakukan Safari Ramadhan 1447 Hijriah ke Mushalla Al-Jannah di Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Sabtu malam (21/2/2026). Kedatangannya disambut hangat oleh jemaah mushalla tersebut.

Ketua Pengurus Mushalla Al-Jannah, Sintek Riyanto, menjelaskan bahwa kedatangan Tim Safari Ramadhan DPRD Sumbar rezeki bagi Jemaah tersebut. “Mushalla ini didirikan dari swadaya masyarakat. Ini adalah bantuan pertama yang kami terima,” ujarnya.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Rian ini, mewakili masyarakat yang menjadi jemaah Mushalla Al-Jannah, megucapkan terima kasih kepada Tim Safari Ramadhan DPRD Sumbar yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman.

“Kami sangat bersyukur karena aspirasi masyarakat diakomodir oleh Bapak Evi Yandri Rajo Budiman. Ini benar-benar berkah bagi mushalla kami,” tukasnya.

Sedangkan Evi Yandri Rajo Budiman menjelaskan, sebelumnya timnya memang sudah datang ke Mushalla Al-Jannah untuk menghimpun aspirasi masyarakat. “Mushalla Al-Jannah adalah lokasi pertama yang saya kunjungi langsung dalam kegiatan Safari Ramadhan sekarang,” ujarnya.

Evi Yandri pun mengatakan bahwa dalam kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, terdapat 21 masjid/mushalla lagi yang akan dikunjunginya. Lokasinya tidak saja di Padang tetapi juga ada di luar Kota Padang. “Safari Ramadhan ini bukanlah kegiatan seremonial, tetapi momentum silaturahmi dengan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, dalam Safari Ramadhan timnya juga akan menghimpun aspirasi masyarakat. Lalu, menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait program kerja pemerintah, khusus di Sumatera Barat.

“Dalam kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, kita menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mushallah yang dari dana pokok-pokok pikiran yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat,” tukas legislator dari Partai Gerindra ini.

Sebelumnya Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, menjelaskan bahwa Tim Safari Ramadhan 1447 H DPRD Sumbar, bakal mengunjungi 216 lokasi. “Sebanyak 25 lokasi menjadi agenda kunjungan empat pimpinan DPRD Sumbar,” ujarnya.

Selanjutnya, sembilan anggota Komisi I dijadwalkan mengunjungi 23 lokasi. Sedangkan 12 anggota Komisi II akan mendatangi 35 lokasi. “Untuk Komisi III yang berjumlah 12 orang, mereka akan mengunjungi 47 lokasi,” tambahnya.

Adapun Komisi IV dengan 14 anggota, imbuhnya, dijadwalkan mengunjungi 51 lokasi. “Sementara itu, Komisi V yang terdiri dari 15 anggota akan berkunjung ke 45 lokasi,” tukas Maifrizon.

Dalam Safari Ramadhan tahun ini, sambungnya, bantuan yang akan disalurkan DPRD Sumbar yaitu sebesar Rp50 juta untuk masjid, dan Rp20 juta untuk mushalla. (*)

Jumat, 20 Februari 2026

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp 50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp 50 Juta per Masjid

Bernama.id - PADANG l Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota dalam agenda Safari Ramadhan Khusus 1447 Hijriah. Dalam setiap kunjungan, rombongan akan menyalurkan bantuan pembangunan berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 50 juta.

Agenda tahunan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara legislatif dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung selama bulan suci Ramadhan.

Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, saat diwawancarai Jumat (20/2/2026), mengatakan kegiatan Safari Ramadhan Khusus melibatkan seluruh unsur Pimpinan dan Anggota Komisi dengan sebaran kunjungan yang menjangkau wilayah perkotaan hingga pelosok nagari di seluruh provinsi.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dijadwalkan memimpin rombongan ke sejumlah lokasi di Padang, di antaranya Masjid Raya Marhamah di Kuranji dan Masjid Rahmatan Lil Alamin di Lubuk Minturun. 

Sementara anggota dewan lainnya akan menyebar sesuai daerah pemilihan masing-masing, mulai dari Kepulauan Mentawai hingga Pasaman dan Dharmasraya.

Tidak hanya melakukan kunjungan, setiap tim juga membawa bantuan pembangunan untuk masjid, mushalla, dan surau yang menjadi lokasi Safari Ramadhan. Bantuan tersebut turut didukung mitra, termasuk perbankan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Dalam setiap kunjungan, rombongan didampingi penceramah atau ulama yang dibawa masing-masing anggota DPRD Sumbar untuk menyampaikan tausiyah menjelang atau setelah salat Tarawih berjamaah. 

Tim Sekretariat DPRD termasuk juga disiapkan untuk memastikan proses administrasi bantuan dan koordinasi lapangan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, jumlah tempat ibadah yang dikunjungi mencapai total 216 lokasi. Rinciannya, Pimpinan DPRD yang terdiri dari empat orang mengunjungi 25 tempat ibadah.

Komisi I dengan sembilan anggota atau tim mengunjungi 23 tempat ibadah. Komisi II yang beranggotakan 12 orang mengunjungi 35 tempat ibadah. 

Komisi III dengan 12 anggota mengunjungi 47 tempat ibadah. 
Komisi IV yang berjumlah 14 anggota mengunjungi 51 tempat ibadah. Sementara itu, Komisi V dengan 15 anggota mengunjungi 45 tempat ibadah.

Melalui Safari Ramadhan ini, DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap pembangunan sarana ibadah dapat terus meningkat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (Rel)

Rabu, 18 Februari 2026

Nevi Zuairina Dorong Hilirisasi Aluminium Nasional Berbasis Kemandirian Industri dan Ketahanan Energi

Nevi Zuairina Dorong Hilirisasi Aluminium Nasional Berbasis Kemandirian Industri dan Ketahanan Energi

Bernama.id - Pontianak l Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya memastikan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat, benar-benar menjadi fondasi hilirisasi industri aluminium nasional, bukan sekadar proyek pengolahan bahan mentah. 

Pernyataan ini disampaikannya dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Pontianak pada medio Februari 2026 yang membahas operasional smelter alumina dan penguatan ekosistem industri tambang nasional.

Menurut Politisi PKS ini, keberhasilan proyek SGAR harus diukur bukan hanya dari volume produksi alumina, tetapi dari kemampuan proyek ini mendorong tumbuhnya industri turunan aluminium di dalam negeri. 

Nevi menilai, Indonesia telah memasuki fase penting transformasi dari negara pengekspor bahan mentah menuju negara industri bernilai tambah tinggi. Karena itu, sinergi antara BP BUMN, Antam, Inalum, PT Borneo Alumina Indonesia, dan pengelola kawasan industri menjadi sangat krusial agar hilirisasi berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam kunspek tersebut, Legislator asal Sumbar II ini menekankan perlunya sinkronisasi pendanaan antar fase proyek, penguatan ketahanan pasokan bahan baku, serta keberpihakan pada prioritas kebutuhan domestik sebelum ekspor. 

"Strategi mitigasi risiko terhadap fluktuasi harga alumina global sangat penting agar keberlanjutan proyek tetap terjaga secara finansial dan tidak hanya bergantung pada siklus komoditas dunia," tutur Kapoksi VI FPKS ini.

Selain itu, Nevi memberi perhatian khusus pada aspek energi. Ia menilai keberlangsungan industri alumina dan aluminium sangat bergantung pada jaminan ketersediaan listrik yang stabil selama 24 jam, dengan tarif kompetitif agar produk nasional mampu bersaing di pasar global. 

“Ketika industri sudah berjalan, listrik tidak boleh menjadi titik lemah. Pasokan energi harus pasti, berkelanjutan, dan mendukung efisiensi biaya produksi,” ujarnya.

Tak kalah penting, ia mendorong pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, terutama terkait limbah red mud, serta percepatan transfer teknologi agar tenaga kerja Indonesia mampu menjadi operator utama industri pengolahan mineral strategis tersebut. 

Nevi juga menilai Kalimantan Barat memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan industri aluminium terpadu yang melibatkan UMKM, tenaga kerja lokal, dan sektor pendukung lainnya.

Di akhir pernyataannya, Nevi Zuairina mengajak semua pihak menjadikan proyek SGAR sebagai momentum besar bagi kemandirian industri nasional. 

“Kita tidak boleh berhenti di alumina. Target akhirnya adalah industri aluminium nasional yang kuat, mandiri, dan mampu menjadi bagian dari rantai pasok global, termasuk untuk kebutuhan energi masa depan dan kendaraan listrik,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Buat web di Bayanaka ID

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done