Bernama.id - Padang l Sebanyak 77 murid MAN 3 Kota Padang mengikuti kegiatan Bimbingan Tahsin Al-Qur’an yang resmi dibuka pada Selasa (29/9/2026). Program ini menjadi bagian dari ikhtiar madrasah untuk memperkuat kemampuan baca Al-Qur’an sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan warga madrasah.
Ke-77 peserta tersebut terdiri dari 50 murid laki-laki dan 27 murid perempuan. Mereka terpilih melalui proses seleksi tes baca Al-Qur’an yang dilaksanakan terhadap seluruh murid kelas X, XI, dan XII MAN 3 Kota Padang.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan oleh 18 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Proses bimbingan juga diperkuat dengan keterlibatan mahasiswa Praktik Lapangan (PL) dari UIN Imam Bonjol Padang.
Koordinator kegiatan, Ustadz Siril Firdaus, yang juga merupakan Wakil Kepala MAN 3 Kota Padang Bidang Humas sekaligus Ketua KKG PAI dan Bahasa Arab, mengatakan Program Tahsin dirancang sebagai pembinaan terarah bagi murid yang membutuhkan penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an. “Pembinaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan kecintaan dan kedekatan murid dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kepala MAN 3 Kota Padang, Marliza, memberikan apresiasi kepada jajaran Guru KKG PAI dan Bahasa Arab yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program tahsin sejalan dengan salah satu program prioritas madrasah, yakni membumikan Al-Qur’an di lingkungan MAN 3 Kota Padang.
Marliza juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan sungguh-sungguh dan penuh kedisiplinan. Ia berharap proses yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan perubahan nyata terhadap kemampuan peserta.
“Bersungguh-sungguhlah mengikuti kegiatan tahsin ini. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar,” pesannya.
Bimbingan Tahsin Al-Qur’an dilaksanakan setelah proses pembelajaran di kelas. Pertemuan pembinaan dijadwalkan minimal dua kali dalam sepekan, sehingga peserta memperoleh pendampingan secara berkelanjutan.
Marliza menargetkan, dalam waktu dua bulan, 77 peserta mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih lancar, baik dan benar sesuai kaidah yang dipelajari.
Bagi MAN 3 Kota Padang, target tersebut bukan sekadar capaian akademik. Lebih dari itu, tahsin diharapkan menjadi langkah kecil yang konsisten untuk menghadirkan generasi madrasah yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, mampu membacanya dengan baik, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun karakter dan akhlak mulia. (azwar)
