Oleh : Ir Bagindo Yohanes Wempi SPt. IPP, CST (PII Pusat Bidang Pertanian)
Membangun kawasan sentral kopi Padang Pariaman di Padang Bukik, Nagari Lubuk Pandan wajib berbasis kelompok tani, itu ungkapan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani, SP., M.Si didampingi oleh Ir. Edi M Harum saat menghadiri Rapat Pembenahaan Kelompok Tani. Tanpa kelompok tani maka sentral kopi Padang Pariaman di Padang Bukik tersebut akan lambat perkembangannya.
Saat ini berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dibidang pertanian, ini juga sesuai Perpres No. 6/2025 dan Permentan No. 15/2025), bahwa Negara fokus pada komoditas tanaman utama, ini yang berhak mendapatkan fasilitas subsidi pupuk dan bantuan pertanian lainnya, yang dikerucutkan menjadi 10 komoditas pertanian pokok termasuk dalamnya kopi.
Dengan adanya rencana sentral kopi tersebut maka hanya kelompok tani yang akan mendorong atau mendapatkan bantuan subsidi tersebut, ini ungkapan Kadis. Sudah tepat kelompok tani Korong Padang Bukik ini dijadikan basis pengerak agenda mulia tersebut.
Alhamdulillah kelompok tani sudah terpilih Ketua baru Nursuhud dan Sekretarisnya Andri yang merupakan sosok petani gen z. Pengurus yang baru dengan dukungan Pemerintah Kabupaten serta jajaran sampai Nagari, Pemerintah Provinsi dan kami yakin akan mampu mewujudkan sentral kopi Padang Pariaman tersebut.
Kelompok tani yang akan dilibatkan dalam pembangunan Sentral Kopi Padang Pariaman ini memiliki aset yang banyak, ada dana cast lebih kurang 30 Juta, ada mesin pengolah lahan dan lainnya.
Kami berharap pengurus baru Kelompok Tani Pauh Data ini bisa menoreh prestasi dan sentral kopi padang pariaman menjadi cikal bakal suksesnya program kopi Presiden Prabowo.
