BERNAMA.ID: SE MM
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label SE MM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SE MM. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 November 2021

Hermanto Adakan Bimtek untuk Calon Penerima Program Rehabilitasi Mangrove

Hermanto Adakan Bimtek untuk Calon Penerima Program Rehabilitasi Mangrove


Bernama.id-Pesisir Selatan l Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam Kunjungan Kerjanya di Daerah Pemilihan memberikan pembekalan kepada Kelompok Calon Penerima Program Rehabilitasi Mangrove bantuan pemerintah di Kabupaten Pesisir Selatan. Ia berharap dengan pembekalan tersebut mangrove yang ditanam nanti berhasil tumbuh untuk pemulihan lingkungan ekosistem hayati dan memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

"Di saat banyak orang merusak lingkungan, ternyata masih ada orang yang mau beraktivitas memulihkan lingkungan. Kegiatan merehabilitasi mangrove adalah aktivitas memulihkan lingkungan. Mereka yang terlibat dalam upaya pemulihan lingkungan adalah orang mulia," ujar Hermanto dalam sambutannya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Daerah di lokasi konservasi penyu Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Ahad 14/11/2021.
Fungsi utama mangrove adalah pemecah ombak alami. Dengan ombak yang pecah maka pantai terselamatkan dari abrasi. "Itulah peran mangrove untuk kelestarian lingkungan, menyelamatkan pantai dari abrasi. Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab setiap individu dan masyarakat. Adapun negara berperan dalam merangkai tanggung jawab individu dan masyarakat tersebut secara kolektif melalui kelompok masyarakat," papar legislator dari FPKS DPR RI ini.
Mangrove yang berhasil tumbuh subur, lanjutnya, akan menjadi sarang sekaligus tempat bertelur ikan. "Ikan akan berkembangbiak disana. Semakin luas cakupan mangrove maka akan semakin banyak ikannya," ucap Hermanto.

"Kalau banyak ikan di pesisir pantai maka para nelayan tidak usah jauh-jauh mencari ikan ke tengah laut. Ini nilai ekonomi mangrove bagi masyarakat pesisir", pungkas legislator dari Komisi IV DPR RI ini.

Kegiatan bimtek yang diselenggarakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bekerjasama dengan Komisi IV DPR ini diawali dengan penanaman bibit mangrove di lokasi kegiatan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Pokja Rehabilitasi Mangrove Sumatera Onesimus Patiung, Kepala BPDASHL Agam Kuantan Nursida  serta tiga tokoh Pesisir Selatan Efrianto, Irwan Gunawan, Efrianto dan Eko Kurniawan.(rel/Arif)

Sabtu, 23 Oktober 2021

Giliran Masyarakat Kabupaten Solok Terima 3 Macam Bantuan dari Hermanto

Giliran Masyarakat Kabupaten Solok Terima 3 Macam Bantuan dari Hermanto

Bernama.id - Solok l Setelah menyerahkan berbagai bantuan di Solok Selatan dan Kota Solok, anggota DPR Dapil Sumbar I Hermanto dalam Kunjungan Kerjanya di Daerah Pemilihan kembali menyerahkan 3 macam bantuan, kali ini untuk kelompok tani di Kabupaten Solok. Bantuan tersebut berupa kampung buah, bioflok dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Bantuan Kampung Buah berupa 500 bibit beserta kapur dan pupuknya diserahkan kepada Poktan Muaro Sepakat, Jorong Muaro Busuak, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung. Sedangkan bantuan Bioflok diserahkan kepada 2 lembaga yaitu Yayasan Syekh Abdul Aziz, Jorong Dalam Nagari, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung dan Yayasan Wakaf Royatul Islam, Jorong Balai Pinang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi.
Adapun bantuan P2L diserahkan kepada 4 kelompok yaitu KWT Muslimah, Nagari Pianggu, Kecamatan X Koto Sungai Lasi;   KWT Merpati, Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung; Poktan Cahaya Lembang, Koto Gadang Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya; Poktan Lembang Saiyo, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang.

Menurut Hermanto, semua bantuan tersebut berasal dari dana APBN. "Bantuan tersebut merupakan apresiasi sekaligus perhatian negara kepada para petani," jelas legislator dari FPKS DPR RI ini.

Para petani, menurutnya, patut mendapat apresiasi karena telah memberikan kontribusi pada pertumbuhan positif sektor pertanian.  "Di masa pandemi covid-19 ini, semua sektor mengalami pertumbuhan negatif kecuali pertanian tumbuh positif," pungkas legislator dari Komisi IV DPR ini.

Dalam rangkaian penyerahan bantuan tersebut, Hermanto didampingi tokoh muda setempat Roi Yurnades.(ril/Arif)

Jumat, 22 Oktober 2021

Hermanto Bekali Calon Penerima Sapi di Mentawai dengan Bimtek

Hermanto Bekali Calon Penerima Sapi di Mentawai dengan Bimtek

Bernama.id - Mentawai l Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam Kunjungan Kerjanya di Daerah Pemilihan memberikan pembekalan kepada kelompok calon penerima sapi bantuan pemerintah di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia berharap dengan pembekalan tersebut kelak para peternak bisa sukses mengelola ternak bantuan.

"Selama ini bantuan mengalir pada kelompok tanpa disertai bimbingan sehingga hasilnya tidak memuaskan. Dengan adanya Bimbingan Teknis ini diharapkan sapi bantuan yang semula 20 ekor dalam satu semester bisa menjadi 30 ekor," ujar Hermanto dalam sambutannya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ternak Sapi Potong untuk Meningkatkan Kapasitas Peternak dan Penyuluh dalam rangka Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan di
Aula Kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Jumat (22/10/2021).

Bantuan, lanjutnya, jangan dipandang semata sebagai bantuan. "Sudah saatnya bantuan diperlakukan sebagai modal," ujar legislator dari FPKS DPR ini. 

Menurutnya, sikap dan perlakuan terhadap modal adalah berusaha mengembangkannya. "Duapuluh ekor memang sedikit, tetapi sebagai pemula cukup. Kalau dari 20 ekor berhasil berkembang menjadi 30 ekor maka kelompok sudah memahami arti modal", ujar Hermanto. 

"Tetapi kalau faktanya nanti dari 20 ekor tinggal 5 ekor, maka kelompok tidak memahami makna dari modal", pungkas legislator dari Komisi IV DPR ini.

Kegiatan Bimtek diselenggarakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat. Hadir juga dalam ini Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Kepala BPTP Rustam, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Hatissama Hura, Kepala Dinas Perikanan Usman serta dua tokoh Kepulauan Mentawai Ahmad Siddik dan M. Marzuki.(ril/Arif)

Kamis, 21 Oktober 2021

Singgah di Kota Solok, Hermanto Serahkan Bantuan kepada Petani Kota

Singgah di Kota Solok, Hermanto Serahkan Bantuan kepada Petani Kota


Bernama.id - Solok l Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam Kunjungan Kerjanya di Daerah Pemilihan singgah di Kota Solok menyerahkan pengelolaan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bantuan Pemerintah kepada 3 kelompok wanita tani (KWT) setempat. 

Ketiga kelompok tani tersebut adalah KWT Nangka, Kelurahan Laing, Kecamatan Tanjung Harapan; KWT Kasturi Gawan, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah; KWT Berkah Ilahi, Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah.
"Kegiatan P2L agar dimaknai sebagai bantuan modal dari Pemerintah untuk masyarakat yang tergabung dalam KWT. Karena modal maka penerimanya harus punya semangat untuk mengembangkannya," ujar Hermanto dalam sambutannya usai penyerahan bantuan .

Melalui P2L, jelas Hermanto, kelompok penerima bantuan diberi modal untuk mengelola pekarangan rumah masing-masing anggota dengan tanaman sayuran berumur pendek seperti kangkung, bayam, kacang panjang, cabai dan semacamnya. "Hasil panennya dijual. Semua hasil penjualan masuk kas kelompok dan dicatat," tutur legislator dari FPKS DPR ini.

Dana yang terkumpul di kas kelompok tersebut, lanjutnya, diputar kembali sehingga kas kelompok semakin lama semakin besar. "Secara periodik ada keuntungan yang bisa dibagikan ke anggota sesuai kesepakatan. Namun sebagian besar dana terus diputar untuk keberlanjutan program ini," papar Hermanto.
"Program P2L ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat kota. Selain untuk tambahan penghasilan masyarakat, dengan program ini tersedia pangan yang berasal dari lahan-lahan pekarangan di perkotaan," tambahnya

Bila program ini berlanjut, katanya, diharapkan pangan tersedia dengan harga yang wajar. "Masyarakat sekitar lokasi kegiatan mestinya tidak berteriak disaat harga cabai tinggi," pungkas legislator Komisi IV DPR ini.

Hadir mendampingi Hermanto dalam rangkaian kegiatan penyerahan bantuan di Kota Solok tersebut dua tokoh muda setempat Yuhendri Datuk Marajo dan Indra.(ril/Arif)

Rabu, 20 Oktober 2021

Kunjungi Solok Selatan, Hermanto Serahkan 6 Macam Bantuan

Kunjungi Solok Selatan, Hermanto Serahkan 6 Macam Bantuan

Bernama.id - Solok Selatan l Anggota DPR RI Hermanto pada Rabu, 20/10/2021 berada di Dapil Sumbar I dalam rangka Kunjungan Kerja di Daerah Pemilihan. Kunjungan ini diisi dengan menjumpai kelompok demi kelompok di Kabupaten Solok Selatan guna menyerahkan 6 jenis bantuan  pemerintah. Bantuan tersebut berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), Jaringan Irigasi Tersier (JIT), Kampung Buah, Jalan Usaha Tani (JUT), Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan Pengembangan Perhutanan Sosial Nasional (Bang PeSoNa).

Ada 3 (tiga)  jenis alsintan yang diserahkan yaitu traktor roda 2, huller dan polisher. Traktor roda 2 diserahkan ke Kelompok Tani (Poktan) Bineka Tani, Jorong Sungai Kalu I, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). Huller dan polisher diserahkan ke Poktan Ranah Saiyo, Jorong Tandai Ateh, Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir.

JIT diserahkan ke dua kelompok yaitu Poktan Sahabat Kita, Jorong Batang Limpaung, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan KPGD dan Poktan Kato Saiyo, Jorong Janjang Kambing,  Nagari Luak Kapau,  Kecamatan Pauh Duo.

Bantuan Kampung Buah berupa 1000 bibit kelengkeng diserahkan kepada Poktan Sarumpun Saiyo, Jorong Batuang Bajawek, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kec. KPGD. Jalan Usaha Tani diserahkan ke Poktan Teratak Bersatu, Jorong Teratak Panas, Nagari Pakan Rabaa Tengah,  Kecamatan KPGD. Jalan  tersebut memiliki panjang 377 meter dan lebar 1,5 meter.

Kebun Bibit Rakyat diserahkan kepada Kelompok Takondai, Jorong Sungai Durian, Nagari Bomas Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu. Bantuan berupa 30 ribu bibit yang jenisnya antara lain durian, pinang dan jengkol. Adapun Bang PeSoNa diserahkan ke kelompok Lembu Lestari, Jorong Bukit Malintang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir. Bantuannya berupa 10 ekor kambing dan lebih dari 600 bibit manggis dan pinang.

Menurut Hermanto, semua bantuan tersebut didanai APBN. "Semua bantuan tersebut semoga bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok Selatan," jelas Legislator dari FPKS DPR RI ini.

Dalam rangkaian penyerahan bantuan tersebut, Hermanto didampingi tokoh muda setempat Effendi Muharram.(ril/Arif)

Selasa, 12 Oktober 2021

Hermanto: Pemerintah Jangan Biarkan Peternak Unggas Rakyat Tanpa Perlindungan

Hermanto: Pemerintah Jangan Biarkan Peternak Unggas Rakyat Tanpa Perlindungan


Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi IV DPR Hermanto meminta Pemerintah agar memberikan perlindungan kepada para peternak unggas rakyat. Mereka jangan dibiarkan menghadapi perusaahan besar yang memonopoli bisnis produk unggas dari hulu ke hilir.

"Pemerintah jangan biarkan peternak unggas rakyat tanpa perlindungan," ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya kepada Bernama.id pada Selasa, 12/10/2021, menanggapi aksi unjuk rasa peternak Jawa Tengah dan Jawa Timur di Jakarta belakangan ini. 

Tanpa perlindungan, lanjut Hermanto, para peternak unggas petelur dan pedaging itu pasti kalah bersaing dengan pengusaha besar. "Pengusaha besar, karena menguasai hulu dan punya pabrik pakan, bisa mendapat bibit unggas dan pakan dengan harga yang lebih murah," ungkap legislator dari FPKS DPR RI ini.

Selain itu, lanjutnya, para pengusaha melakukan budidaya unggas dalam jumlah yang besar. "Tentu produk mereka lebih efisien. Harga produknya lebih murah dibandingkan peternak rakyat," tutur Hermanto.

"Kalau peternak menjual produk dengan harga yang sama dengan produk pengusaha, tentu mereka rugi karena biaya produksi lebih tinggi dari harga jual", tambahnya.

Karena itu, menurut Hermanto, sangat wajar bila para peternak rakyat berunjuk rasa menuntut pemerintah agar segera memperbaiki tata niaga ayam ras pedaging dan telur dengan meminta importir Grand Parent Stock (GPS) untuk wajib memiliki pabrik olahan telur. Ia juga mendesak Pemerintah agar segera mengabulkan tuntutan peternak yang meminta penurunan harga pakan, menaikkan harga telur dan ayam hidup sesuai Permendag No.7/2020, hingga menerbitkan Peraturan Presiden yang memberikan perlindungan terhadap peternak UMKM dan mandiri.

"Para peternak Jawa Tengah dan Jawa Timur yang berunjuk rasa tersebut mewakili suara peternak di seluruh Indonesia. Mengabulkan aspirasi mereka berarti mengabulkan aspirasi peternak unggas seluruh Indonesia," pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.(ril/Arif)

Kamis, 07 Oktober 2021

Hermanto: Jangan Abaikan Suara Masyarakat yang Keberatan dengan Wisata Malam di Kebun Raya

Hermanto: Jangan Abaikan Suara Masyarakat yang Keberatan dengan Wisata Malam di Kebun Raya


Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto meminta Pemerintah agar jangan mengabaikan aspirasi masyarakat yang keberatan dengan wisata malam Glow di Kebun Raya Bogor (KRB). Masyarakat yang menilai komersialisasi kawasan konservasi dan cagar budaya KRB dapat merusak ekosistem sudah lebih dari 20 ribu orang.

"Jumlah tersebut bukan angka yang sedikit. Orang sebanyak itu resah dengan komersialisasi KRB di malam hari," ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya kepada Bernama.id pada Kamis, 7/10/2021.

Komunitas Sepakat Bogor dalam situs change.org hingga Kamis 7 Oktober 2021 sudah mendapat dukungan tanda tangan dari 20.803 orang untuk penyelamatan kawasan konservasi dan cagar budaya Kebun Raya Bogor dari komersialisasi yang dapat merusak ekosistem. "Mereka tidak ingin hewan-hewan yang memang aktivitasnya malam (nokturnal) terusir dari KRB karena gangguan dari aktivitas wisata malam tersebut," papar legislator dari FPKS DPR ini. 

Contoh hewan malam yang mengalami penurunan menuju kepunahan populasi adalah kalong (megachiroptera) dan kelelawar (microchiroptera).  Berkurangnya populasi hewan tersebut karena sering terganggu oleh pengunjung. "Pada tahun 2011 sudah dinyatakan populasi kelelawar KRB setiap tahunnya terus menurun," ucap Hermanto.

Hermanto mendesak Pemerintah agar mengabulkan aspirasi masyarakat tersebut.  "KRB merupakan kawasan konservasi ex-situ. Karena itu ekosistem KRB harus di pertahankan sesuai prinsip konservasi," pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

Saat ini Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan PT Mitra Natuna Raya mengelola Kebun Raya Bogor. Kontrak kerjasama berlangsung 3 tahun dan sudah berjalan 1 tahun 9 bulan. Dalam kerjasama tersebut, penelitian dan konservasi merupakan ranah BRIN. Sementara pihak swasta fokus pada edukasi, eduwisata dan jasa lingkungan.(ril/Arif)

Selasa, 05 Oktober 2021

Hermanto Desak Tim Khusus KLHK Segera Bekerja Selidiki Pencemaran Laut Jakarta

Hermanto Desak Tim Khusus KLHK Segera Bekerja Selidiki Pencemaran Laut Jakarta


Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera merealisasikan pembentukan tim khusus untuk menyelidiki kasus pencemaran di Laut Jakarta. Setelah terbentuk segera bekerja agar segera diketahui dengan pasti sumber utama pencemaran dan penanggulangannya.

"Hasil penelitian ahli menginfokan Teluk Jakarta mengandung paracetamol konsentrasi tinggi. Ini harus segera ada aksi untuk menanggulanginya," ucap Hermanto menanggapi rencana KLHK yang akan membentuk tim khusus menyelidiki kasus pencemaran di Laut Jakarta.

Tim khusus KLHK tersebut rencananya tidak hanya menyelidiki, tetapi juga merumuskan kebijakan baru untuk mengatur limbah paracetamol yang termasuk emerging pollutant. Emerging pollutant atau emerging contaminants adalah bahan-bahan pencemar baru. Contoh emerging contaminants adalah produk farmasi, antibiotik, sampah plastik dan sebagainya.

KLHK, kata Hermanto, jangan terlalu lama beretorika. "Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan retorika," ujar legislator dari FPKS DPR ini.

Dalam keterangan persnya kepada Bernama.id pada Selasa, 5/10/2021, lebih jauh Hermanto meminta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum LHK) tidak tinggal diam dalam masalah ini. "Ditjen Gakkum LHK jangan hanya mengusut kejahatan kehutanan. Usut juga kasus pencemaran di laut Jakarta ini," pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

Kandungan Paracetamol di Laut Jakarta menjadi sorotan usai muncul dalam penelitian Konsentrasi Tinggi Paracetamol di Wilayah Perairan Teluk Jakarta, Indonesia. Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Wulan Koagouw, Zainal Arifin, dan sejumlah peneliti internasional lain menerbitkan penelitian tersebut dalam Jurnal Marine Pollution Bulletin, sciencedirect.com, pada Agustus 2021 lalu.  Konsentrasi tertinggi parasetamol ditemukan di Angke dengan kadar 610 nanogram per liter dan Ancol dengan 420 nano gram per liter.(ril/Arif)

Senin, 04 Oktober 2021

Hermanto Adakan Bimtek untuk Pekebun Pesisir Selatan

Hermanto Adakan Bimtek untuk Pekebun Pesisir Selatan


Bernama.id - Pesisir Selatan l Setelah memfasilitasi petani tanaman pangan, hortikultura dan peternak dengan Bimtek, Ahad (3/10/2021), Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto memfasilitasi pekebun Kabupaten  dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Tanaman Semusim dan Rempah Komoditas Pala di Hotel Saga Murni, Kabupaten Pesisir Selatan. Sehari sebelumnya, Sabtu (2/10/2021), kegiatan serupa dilaksanakan juga di tempat yang sama.

"Tahun ini Kabupaten Pesisir Selatan mendapat bantuan bibit tanaman pala dan pupuknya. Bibit pala untuk ditanam di lahan 50 hektar," ujar Hermanto dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Negara, lanjutnya, ingin bantuan tersebut berhasil. "Karena itu maka dipandang penting mengadakan bimtek bagi pekebun untuk meningkatkan kapasitas mereka," ujar legislator dari FPKS DPR ini.

Kedepan, katanya, bertani tidak boleh lagi dikelola dengan cara konvensional. "Sekedar menanam lalu memetik hasil. Tidak ada inovasi untuk pengembangan dan pengolahannya," ucap Hermanto.

Untuk itu, katanya, perlu ada peningkatan wawasan petani. "Makanya dalam kegiatan ini dihadirkan narasumber secara komprehensif. Narasumber berasal dari kalangan pemerintah, akademisi dan praktisi yang sudah berhasil," papar Hermanto. 

"Pasca kegiatan bimtek, para pekebun diharapkan bisa mengelola tanaman pala dengan sentuhan ilmu dan teknologi terbaru sehingga nanti produktivitasnya lebih tinggi dan bisa mensejahterakan mereka," pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

Kegiatan bimtek untuk pekebun ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Jenderal Perkebunan dengan Komisi IV DPR RI. Dalam kegiatan bimtek ini hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat Syafrizal, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan  Kabupaten Pesisir Selatan Nuzirwan, akademisi dari Universitas Andalas Yusniwati dan 
pelaku usaha Dodi Abdurriansyah. Hadir juga dalam kegiatan ini 3 tokoh muda setempat Irwan Gunawan, Efrianto dan Eko Kurniawan. Kegiatan yang berlangsung 2 hari tersebut diikuti oleh total 200 peserta. (ril/Arif)

Sabtu, 02 Oktober 2021

Peringati Hari Tani, Hermanto Ikut Panen dan Serahkan Irigasi ke Petani Pesisir Selatan

Peringati Hari Tani, Hermanto Ikut Panen dan Serahkan Irigasi ke Petani Pesisir Selatan


Bernama.id - Pesisir Selatan l Meski Hari Tani Nasional 24 September sudah berlalu, namun peringatannya tetap berlanjut.  Anggota DPR Dapil Sumbar I Hermanto memperingatinya dengan ikut panen di sawah petani dilanjutkan menyerahkan 2 saluran irigasi tersier di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (2/10/2021).

"Peringatan Hari Tani merupakan bentuk apresiasi kepada petani di seluruh Indonesia," ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya kepada Bernama.id.
Menurutnya, para petani patut mendapat apresiasi karena telah memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.  "Mereka bekerja luar biasa sehingga sektor pertanian tetap mengalami pertumbuhan positif," ucapnya. 

"Di masa pandemi covid-19 ini, semua sektor mengalami pertumbuhan negatif kecuali pertanian tumbuh positif," tambah legislator dari FPKS DPR ini.

Sektor pertanian, jelasnya, memproduksi pangan. "Pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat dalam jumlah yang cukup dan bergizi akan meningkatkan antibodi. Dengan antibodi tersebut maka masyarakat akan tahan terhadap berbagai serangan penyakit termasuk covid-19," tutur Hermanto. 
"Pertanian merupakan sektor yang paling kontributif dalam mengurangi dampak pandemi covid," pungkas legislator Komisi IV DPR RI ini.

Pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Tani di Kabupaten Pesisir Selatan, Hermanto mengikuti kegiatan panen di Kampung Tanah Keras, Nagari Gurun Panjang Barat, Kecamatan Bayang. Selanjutnya menyerahkan 2 jaringan irigasi tersier bantuan pemerintah masing-masing kepada kelompok tani Banda Malintang di Kampung Ganting, Nagari Kapeh Panji Jaya Talaok, Kecamatan Bayang dan kelompok tani Banda Cubadak di Kampung Kapencong, Nagari Kapelgam Kotoberapak, Kecamatan Bayang.

Dalam kegiatan tersebut Hermanto didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan Nuzirwan dan 3 tokoh muda setempat Irwan Gunawan, Efrianto dan Eko Kurniawan.(ril/Arif)

Buat web di Bayanaka ID

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done