Bernama.id - Padang l Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mendorong penguatan lumbung pangan nasional di Sumatera Barat (Sumbar).
Hal ini dilakukan guna menjaga inflasi daerah, karena pengendalian sangat bergantung pada ketersediaan pangan.
Rahmat mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan fokus kebijakan sebesar 58 persen pada penguatan lumbung pangan.
"Upaya itu harus difokuskan terhadap komoditas hortikultura. Karena ini menjadi salah satu penentu paling besar dalam angka inflasi di daerah," kata Rahmat di Padang, Kamis (9/4/2026).
Adapun komoditas yang harus dijaga ketat seperti cabai, dan bawang yang masuk dalam lima besar penyumbang inflasi di daerah.
Rahmat pun mengusulkan sejumlah langkah, pertama peningkatan dari sisi infrastruktur, dimana yang paling dekat adalah gudang pangan.
"Gudang pangan ini akan menjaga kestabilan harga, disaat-saat terjadi ketidakpastian pasokan di daerah, mulai kelangkaan stok, maupun faktor bencana. Dengan demikian, inflasi daerah bisa diminimalisir ketika hal yang tidak diinginkan terjadi," sebutnya.
Kedua, pemerintah daerah harus aktif dalam melakukan langkah mitigasi pangan. Maksudnya, pemerintah harus menyiapkan langkah solutif yang bisa digunakan jika terjadi penurunan pasokan pangan di daerahnya.
"Pemerintah daerah harus punya mitigasinya, jadi kalau terjadi penurunan hingga kelangkaan pangan, sudah ada jalannya, jangan sudah terjadi baru mencari solusi. Hal lain wajib juga adalah soal data, harus aktif mengumpulkan data, jadi pemerintah daerah tahu bagaimana kondisinya, bisa mengetahui trennya, mengetahui prediksi yang terjadi didepan," katanya. (TPHRS/ABE)