BERNAMA.ID: Pariwisata
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2024

Ridwan Tulus Bongkar Potensi Besar Pariwisata Sumbar

Ridwan Tulus Bongkar Potensi Besar Pariwisata Sumbar


Bernama.id - Padang l Terungkap potensi pariwisata Sumatera Barat itu baru kulit-kulit nya saja tergarap.

Padahal menurut Tour Desaigner Wisata Ridwan Tulus peluang pariwisata sangat multi player efek dengan luasnya potensi wisata itu.

"Apa yang ada sekarang itu sebenarnya kulit-kulit wisata, sehingga itu sebagai jurnalis harus punya andil memanfaatkan luasnya potensi pariwisata Sumbar ini", ujar Ridwan yang dikenal sebagai motivator sekaligus Praktisi Pariwisata nasional Ridwan Tulus, Rabu 12/12-2024 di Kupi Batigo di Jalan KH Ahmad Dahlan Padang.

Ridwan Tulus speak up di tanggal cantik hari ini (12.12) bersama Jaringan Pemred Sumbar (JPS) itu bertajuk Ngopi TOP (Ngobrol pinTar OPerator), Ayo Jadi Pengusaha Operator Pariwisata.

Ketua JPS Adrian Tuswandi berharap sharing with Ridwan Tulus ini menjadi momentum kawan pers untuk menjadi pengusaha operator.

"Ayo kita jadikan momentum ini, jurnalis menjadi pengusaha operator itu sebenarnya bisaaa!!!," ujar Toaik biasa Ketua JPS ini disapa.

Ridwan Tulis dikenal kuat dengan Social Tourism Enterpreneur, dia termasuk inisiator Green Tourism Destination.

"Apa itu? Wisata tanpa meninggalkan kultur, tidak merusak alam tapi menjaga alam dan beri benefit ke warga lokal," ujar Ridwan yang  mengusung konsep 
Tour Desaigner.

Kalangan pers tergabung di JPS dan PJKIP Sumbar serta PJKIP Padang juga diberi modul menjadi pengusaha operator pariwisata.

"Semua tinggal share, kekuatan pariwisata hari ini adalah siapa yang mampu memanfaatkan link, cuan pasti ikut," ujar Ridwan Tulus pada sesi Ngopi TOP berdurasi dua jam tadi itu. (***)

Sabtu, 09 November 2024

Studi Tiru Berjalan Sukses, Jurnalis Sumbar Berterimakasih ke Polda Bali dan Jajaran

Studi Tiru Berjalan Sukses, Jurnalis Sumbar Berterimakasih ke Polda Bali dan Jajaran



Bernama.id - BALI l  Kegiatan Studi Tiru yang digelar oleh Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar berjalan dengan sukses selama di Pulau Dewata, Provinsi Bali.

Sebelum dilaksanakannya Studi Tiru tersebut, Biro Adpim terlebih dahulu menggelar kegiatan workshop mengenai peran jurnalis dalam memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan pariwisata Sumatera Barat pada Jumat, 1 November 2024.

Baru pada Senin, 4 November 2024, rombongan yang dipimpin langsung Kepala Biro Adpim Mursalim AP berangkat ke Bali untuk melakukan Studi tmTiru dan Kunjungan Lapangan.

Setiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 18.45 WITA,  rombongan jurnalis Sumbar yang tergabung ke dalam wadah Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) dan Jaringan Pimpred Sumbar (JPS) dijemput oleh mobil bus operasional Polda Bali.

Sebelum diantar ke HARRIS Hotel Kuta Galleria - Bali (FIX)
Jl. Bypass Ngurah Rai No.1, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali, rombongan terlebih dahulu menikmati makan malam khas Bali di salah satu restoran.

Pada Selasa, 5 November 2024, rombongan melakukan kunjungan ke Dinas Kominfotik Provinsi Bali untuk menggali berbagai informasi tentang berbagai faktor penunjang kemajuan dunia pariwisata Bali.

Termasuk informasi peran kepolisian dalam mengamankan objek wisata dan wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Pada Rabu, 6 November 2024, rombongan jurnalis Sumbar diajak kunjungan ke lapangan oleh Polda Bali ke objek wisata desa adat Penglipuran Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Provinsi Bali, destinasi wisata yang popular di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Perjalanan terhenti di sebuah kafe yang terletak di dalam hutan bambu tersebut. Rombongan jurnalis Sumbar diajak makan siang oleh Kapolsek Bangli. 

Makanan yang disajikan ternyata enak dan disajikan pelayan kafe yang cantik-cantik pula. Salah satunya Kade Ayu, gadis asli Bangli. 

Sebelumnya, di Mapolda Bali, rombongan jurnalis Sumbar disambut dengan penuh kehangatan oleh Kabid Humas Polda Bali Kombespol JA Panjaitan dan Kasubdit Wisata Ditpamobvit AKBP Fahmi bersama jajaran.

Dan pada Rabu malam, 6 November 2024, Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto menjamu rombongan Jurnalis Sumbar.

"Saya senang, bisa lagi bertemu dan bersilaturahmi dengan kawan-kawan Jurnalis Sumbar walau saya tidak lagi bertugas di Mapolda Sumbar," katanya.

Ketua JPS, Adrian Tuswandi menyampaikan terimakasih kepada Polda Bali yang telah menyambut dengan hangat rombongan Jurnalis Sumbar.

"Ini sambutan yang luar biasa. Di luar dugaan kami, ternyata Polda Bali menyambut kami dengan penuh kehangatan," katanya.

Senada dengan itu, Ketua PJKIP Sumbar Almudazir juga mengapresiasi Polda Bali.

"Terimakasih Pak Kapolda, Pak Wakapolda, Pak Kabid Humas, Karolog Polda Bali. Ini kesan humanis yang tak akan terlupakan oleh kami," katanya.

Novrianto Ucoxs, Ketua FWP Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto.

"Alhamdulillah, selama di Bali, Pak Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto sangat memperhatikan kami. Bahkan menyiapkan oleh-oleh untuk rombongan," ujarnya. 

Pemerhati Pariwisata Sumbar H. Nurnas mengapresiasi pelaksanaan studi tiru ke Bali tersebut.

"Di Bali, kawan-kawan bisa belajar bagaimana peran media lokal dalam memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan pariwisata daerah. Ini harus sering-sering dilakukan," cakapnya. (*)

Rabu, 06 November 2024

Usai Kunjungi Mapolda Bali, Jurnalis Sumbar Diajak ke Desa Adat Panglipuran: Desa Terbersih di Dunia

Usai Kunjungi Mapolda Bali, Jurnalis Sumbar Diajak ke Desa Adat Panglipuran: Desa Terbersih di Dunia


Bernama.id - BALI l Usai mengunjungi Mapolda Bali, rombongan jurnalis Sumatera Barat yang tergabung ke dalam wadah Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) dan Jaringan Pimred Sumbar (JPS) diajak mengunjungi Desa Adat Panglipuran, Rabu, 6 November 2024.

Desa Adat Panglipuran terletak di Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Provinsi Bali, dikenal sebagai desa terbersih di dunia. Dan terbukti, ketika rombongan jurnalis Sumbar menginjakan kaki, tak satupun terlihat sampah berserakan, termasuk puntung rokok.

Tak hanya itu, penduduk Desa Adat Panglipuran juga ramah kepada para wisatawan yang datang. Beragam makanan ringan dan oleh-oleh khas Bali mereka tawarkan dengan penuh senyum.

Sebagai desa adat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang, tata ruang Desa Penglipuran pun mengusung patokan adat yang sudah turun temurun. 

"Desa ini dibangun dengan Konsep Tri Mandala, di mana tata ruang desa dibagi menjadi tiga wilayah yakni Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala", kata Pecalang yang berjaga di sana.

Pembagian wilayah tersebut diurutkan dari wilayah paling utara hingga paling selatan. 

Di wilayah utara, ada Utama Mandala. Wilayah ini merupakan tempat suci atau tempat para dewa. Di sini pula lah tempat beribadah didirikan. 

Di bagian tengah, ada zona yang disebut sebagai Madya Mandala. Zona tengah merupakan pemukiman penduduk, di mana rumah-rumah penduduk dibangun berbanjar di sepanjang jalan utama.

Sedangkan,  wilayah paling selatan disebut dengan Nista Mandala. Tempat ini adalah zona khusus untuk pemakaman penduduk.

Usai mengelilingi Desa Adat Panglipuran, jurnalis Sumbar dipandu anggota kepolisian setempat untuk menuju hutan bambu.

"Luasnya mencapai 45 hektare atau sekitar 40 persen dari luas keseluruhan Desa Penglipuran", kata anggota kepolisian tersebut menjelaskan. 

Dikatakannya, hutan bambu yang mengelilingi desa ini terus dijaga dan dilestarikan sampai saat ini sebagai bentuk pelestarian warisan dari para leluhur dan wujud nyata dalam  menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Perjalanan terhenti di sebuah kafe yang terletak di dalam hutam bambu tersebut. Rombongan jurnalis Sumbar diajak makan siang oleh Kapolsek Bangli. 

Makanan yang disajikan ternyata enak dan disajikan pelayan kafe yang cantik-cantik pula. Salah satunya Kade Ayu, gadis asli Bangli. 

"Kami menyampaikan terimakasih kepada Pak Kapolda, Wakapolda, Kabid Humas Polda Bali dan Karolog Polda Bali, Bapak Satake Bayu yang telah menerima kunjungan kami dengan penuh kehangatan dan keraamahan", ungkap Adrian Tuswandi, Ketua JPS. (*)
Wartawan Jadi Influencer Pariwisata, Kabid Humas Polda Bali: Adalah Tepat Sekali

Wartawan Jadi Influencer Pariwisata, Kabid Humas Polda Bali: Adalah Tepat Sekali


Bernama.id - Denpasar l Kunjungi Bali dalam rangka gali kehebatan pulau dewata mengemas kenyamanan dan keamanan wisatawan dan destinasi.

30 wartawan bersama Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setdaprov Sumbar menyatakan diri sebagai influencer pariwisata Sumbar adalah tepat.


"Ke Bali untuk menggali hebatnya Bali yang sudah trending topics di sektor Wisata, saya apresiasi ada kelompok media mau studi tiru ke sini. Dan tepat hadir di Bali, karena pulau dewata ini adalah destinasi utama di Indonesia,"ujar Kabid Humas Polda Bali Kombespol JA Panjaitan di ruangan pertemuan di Polda Bali.

Menurut Kombespol JA Panjaitan selain studi tentu bagi Humas Polda Bali bagian dari silaturahmi di mana selama ini hubungan Polri dengan pers sangat harmonis.

"Polda dalam memberi rasa aman dan nyaman di setiap lokasi pariwisata dan wisatawan selalu berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terutama masyarakat desa adat dan pemerintah provinsi, kota dan kabupaten di Bali,"ujar Kombes Pol JA Panjaitan.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Mursalim mengatakan audiensi dengan Polda tentu terkait tugas Polri dalam mengamankan daerah dan masyarakat Bali.

"Ini penting kita ketahui strategi apa dilakukan Polda Bali memberikan rasa nyaman jutaan turus berkunjung di daerah ini, Bali termasuk provinsi terkondusif di Indonesia,"ujar Mursalim didamping wartawan senior di DPRD Sumbar Novrianto.

Kasubdit Wisata Ditpamobvit AKBP Fahmi ada kolaborasi budaya saling sokong untuk nyamankan turis dan desrinasi.

"Ada Bakamda (bantuan keamanan desa adat) pancalang berganti baju amankan acara adat dan bantu polisi amankan objek vital seperti pariwisata,"ujar AKBP Fahmi.

Satu hal yang pasti Kombespol JA Panjaitan apapun yang terjadi berefek negatif ke wisata Bali, banyak pers di sini sudah menyadari.


"Seperti kata orang ada  daerah destinasi penting Italy itu tingkat kriminalitas nya tinggi, tapi jarang viral oleh berita, tindakan penegakan hukum tetap, di Bali kawan pers sudah banyak yang paham,"ujar Kombespol Jansen A Panjaitan. (***)

Selasa, 05 November 2024

Dua Dinas dari Pemprov Bali Temui Wartawan Influencer Pariwisata Sumbar

Dua Dinas dari Pemprov Bali Temui Wartawan Influencer Pariwisata Sumbar



Bernama.id - Denpasar l Studi tiru membawa topik "Pariwisata Sumbar Harus Hebat", bersama 30 wartawan yang tergabung pada PJKIP Sumbar dan Jaringan Pemred Sumbar (JPS).

"Tim Studi Tiru ini wartawan semua, mendeklarasikan diri sebagai influencer pariwisata Sumbar, ke Bali untuk menggali hebatnya wisata Bali, Selasa 5/11-2024 ditemui oleh dua dinas dari Pemerintah Provinsi Bali yaitu Diskominfotik dan Dinas Pariwisata Bali", ujar Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi.


Dua dinas itu yakni Kepala Bidang Humas, Publikasi dan Dokumentasi Komunikasi dan Informasi Diskominfotik Bali Kadek Suadnyana Purianto (KSP) dan mewakil Dinas Pariwisata Bali adalah Ketut Yadnya Winarta.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Mursalim selaku Pimpinan Rombongan Studi Tiru ke Bali  mengatakan tujuan ke Bali dalam rangka mengadopsi pola kolaborasi dua dinas ini dengan wartawan.


"Bali hebat, belanja pegawai lebih rendah dari PAD Pariwisatanya, ini buat kami di Sumbar cemburu  kepada Bali, kok bisa? Sumbar juga kaya potensi pariwisata belum bisa membayangi-bayangi Bali, Bali punya budaya khas, Sumbar begitu juga, tapi kami harus berlari kencang mengejar hebatnya pariwisata Bali", ujar Mursalim.


KSP mengakui Bali hebat karena kolaborasi semua stakeholder di Bali dengan masyarakat.

"Semua ornamen baik pemerintah dan masyarakat yang paham arti hadirnya turis di sini, juga dukungan pers terhadap potensi layak jual Bali yang cantik ini", ujar KSP.

Dinas Kominfotik Bali untuk mengelaborasi 120 media, ada pengajuan proposal ada penilaian kelayakan. Bagi Pemprov Bali pers sangat penting untuk melampaui target PAD, baik kunjungan turis dan wisatawan nusantara ke Bali.

"Untuk media online sebelum kerjasama bahkan di tracking beritanya terkait pariwisata, syarat lain wartawan UKW Utama dan Madya", ujar KSP. (TIM)

Jumat, 01 November 2024

Buka Workshop Jurnalistik, Mursalim Ajak Jurnalis Promosikan Destinasi Wisata Daerah Sumatera Barat

Buka Workshop Jurnalistik, Mursalim Ajak Jurnalis Promosikan Destinasi Wisata Daerah Sumatera Barat


Bernama.id - PADANG l Sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mursalim mengajak jurnalis untuk ikut mempromosikan pariwisata Sumbar.

Ajakan itu disampaikannya ketika membuka kegiatan Worskhop Jurnalis dengan tema "Peran Jurnalis dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Daerah" pada Jumat pagi, 1 November 2024, di Pangeran Beach Hotel Padang.

Bertindak sebagai narasumber pada workshop tersebut adalah HM Nurnas, dan Novrianto Ucox (Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumbar) dengan pemandu acara Adrian Tuswandi, Ketua Jaringan Pimpred Sumbar (JPS). 

Dikatakan Mursalim, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisaatawan ke daerah ini.

"Untuk itu, kita memerlukan peran jurnalis atau awak media untuk berkontribusi positif memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan potensi destinasi wisata Sumbar," ujarnya.

Tentu saja, jelas Musalim, berita atau informasi yang dibuat adalah berita atau informasi yang menarik, sehingga tepat sasaran kepada publik pembaca.

"Kita mencontoh ke Provinsi Bali, bisnis pariwisata menyumbang 80% perekonomian Bali, pariwisata menyumbang 61% PDB regional Bali, hingga Maret 2024, tercatat 1,34 juta wisman berkunjung ke Bali," jelasnya.

Kondisi ini, kata Mursalim, dunia pariwisata menjadi penyumbang terbesar PAD Provinsi Bali. Industri Pariwisata menjadi primadona dan penyumbang PAD terbesar lewat pajak hotel, restoran, jasa, perijinan dan lain-lainnya.

"Ini tidak terlepas dari peran jurnalis di sana yang ikut berperan dalam memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan destinasi wisata Bali," ungkapnya.

Senada dengan Mursalim, HM Nurnas mengatakan, pemberitaan positif sangat mendukung dunia pariwasata Sumbar.

"Ketika jurnalis menyajikan berita positif dan menarik bagi publik, maka kunjungan wisatawan akan meningkat, dan tentunya akan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata," ungkap mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode ini.

Sementara itu, Novrianto mengatakan, masyarakat sebagai khalayak dan objek pembangunan memerlukan komunikasi secara luas, menyeluruh, dan langsung.

"Oleh karena itu, diperlukan media untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan atau komunikasi pembangunan," jelasnya.

Menurut pemegang kartu utama Dewan Pers 932 ini, media juga banyak digunakan dalam berbagai aspek, salah satunya dalam hal pembangunan, tentunya yang berkaitan dengan  program unggulan pemerintah, seperti di Provinsi Sumatera Barat, salah satu program unggulan adalah Wisata.

"Dengan demikian Media sebagai alat saluran komunikasi tentunya memiliki fungsinya sendiri, untuk membantu peningkatan kunjungan wisata ke daerah ini," cakapnya. (*)

Pewarta: Zamri Yahya
Workshop Jurnalistik, HM Nurnas Ajak Jurnalis Dorong Peningkatan Wisatawan ke Sumbar

Workshop Jurnalistik, HM Nurnas Ajak Jurnalis Dorong Peningkatan Wisatawan ke Sumbar


Bernama.id - PADANG l Sumatera Barat memiliki destinasi yang tak kalah dari Provinsi Bali sebagai daerah ikonik kunjungan wisatawan di Indonesia.

Demikian disampaikan HM Nurnas ketika menjadi narasumber kegiatan Worskhop Jurnalis dengan tema "Peran Jurnalis dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Daerah" pada Jumat pagi, 1 November 2024, di Pangeran Beach Hotel Padang.

Bertindak sebagai narasumber pada workshop tersebut adalah HM Nurnas, dan Novrianto Ucox (Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumbar) dengan pemandu acara Adrian Tuswandi, Ketua Jaringan Pimpred Sumbar (JPS). 

"Sebut saja destinasi wisata Mandeh di Pesisir Selatan, yang kerap disebut Raja Empatnya Sumatera Barat," ungkap HM Nurnas.

Untuk itu, kata HM Nurnas, pemberitaan positif sangat mendukung dunia pariwasata Sumbar, karena pemberitaan positif tentang destinasi wisata Sumbar akan mendatangkan keinginan turis untuk berkunjung ke daerah ini.

"Ketika jurnalis menyajikan berita positif dan menarik bagi publik, maka kunjungan wisatawan akan meningkat, dan tentunya akan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata," ungkap mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode ini.

Sementara itu, Novrianto mengatakan, masyarakat sebagai khalayak dan objek pembangunan memerlukan komunikasi secara luas, menyeluruh, dan langsung.

"Oleh karena itu, diperlukan media untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan atau komunikasi pembangunan," jelasnya.

Menurut pemegang kartu utama Dewan Pers 932 ini, media juga banyak digunakan dalam berbagai aspek, salah satunya dalam hal pembangunan, tentunya yang berkaitan dengan  program unggulan pemerintah, seperti di Provinsi Sumatera Barat, salah satu program unggulan adalah Wisata.

"Dengan demikian Media sebagai alat saluran komunikasi tentunya memiliki fungsinya sendiri, untuk membantu peningkatan kunjungan wisata ke daerah ini," cakapnya.

Kegiatan Workshop tersebut dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mursalim.

Pada kesempatan itu, Mursalim mengajak jurnalis untuk ikut mempromosikan pariwisata Sumbar.

Dikatakan Mursalim, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisaatawan ke daerah ini.

"Untuk itu, kita memerlukan peran jurnalis atau awak media untuk berkontribusi positif memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan potensi destinasi wisata Sumbar," ujarnya.

Tentu saja, jelas Musalim, berita atau informasi yang dibuat adalah berita atau informasi yang menarik, sehingga tepat sasaran kepada publik pembaca.

"Kita mencontoh ke Provinsi Bali, bisnis pariwisata menyumbang 80% perekonomian Bali, pariwisata menyumbang 61% PDB regional Bali, hingga Maret 2024, tercatat 1,34 juta wisman berkunjung ke Bali," jelasnya.

Kondisi ini, kata Mursalim, dunia pariwisata menjadi penyumbang terbesar PAD Provinsi Bali. Industri Pariwisata menjadi primadona dan penyumbang PAD terbesar lewat pajak hotel, restoran, jasa, perijinan dan lain-lainnya.

"Ini tidak terlepas dari peran jurnalis di sana yang ikut berperan dalam memberitakan, menginformasikan dan mempromosikan destinasi wisata Bali," ungkapnya. (*)

Pewarta: Zamri Yahya
Novrianto Ucok : "Wartawan Harus Menjadi Pengajak, Bukan Sekedar Pengkritik"

Novrianto Ucok : "Wartawan Harus Menjadi Pengajak, Bukan Sekedar Pengkritik"



Bernama.id - Padang l Dalam upaya meningkatkan pembangunan dan sektor pariwisata di Sumatera Barat, peran aktif wartawan sangat diperlukan. Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media dapat berperan penting dalam mempromosikan destinasi wisata daerah, sehingga potensi pariwisata Sumatera Barat dapat dikenal lebih luas dan mendatangkan lebih banyak wisatawan.


Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP) Sumatera Barat, Novrianto, yang akrab disapa "Ucok" oleh rekan-rekannya, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan wartawan. Pada Workshop Peran Jurnalis dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Daerah yang berlangsung di Hotel Pangeran Beach, Padang, Jumat (01/11/2024), Novrianto menyatakan bahwa wartawan memiliki tugas yang lebih luas daripada sekadar mengkritisi pemerintah.


“Wartawan harus menjadi pengajak, bukan sebagai pengkritik saja!” ujar Novrianto Ucok tegas.


Menurut Novrianto, komunikasi yang intens antara wartawan dan pemerintah provinsi Sumatera Barat sangat diperlukan untuk mewujudkan pariwisata yang maju dan berkelanjutan.


“Komunikasi wartawan dengan pemerintah provinsi harus baik, sehingga peningkatan pariwisata di Sumatera Barat tidak sekadar menjadi angan-angan. Jangan hanya berita tentang kunjungan-kunjungan gubernur saja yang diperbanyak,” tegasnya lagi.


Pentingnya kolaborasi lintas-stakeholder dalam pengembangan pariwisata juga menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Novrianto menegaskan bahwa pemikiran masyarakat harus lebih objektif dan konstruktif. Ia menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat umum, harus berperan aktif dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata.


“Jika kita ingin Sumatera Barat lebih maju dalam bidang pariwisata, maka kita harus bersatu dan berpikir lebih objektif dalam mempromosikan potensi wisata yang kita miliki,” ucap Novrianto.


Melalui workshop jurnalistik yang diselenggarakan oleh Biro Adpim Setda Provinsi Sumatera Barat, Novrianto berharap agar media massa dapat berperan dalam membentuk opini publik yang positif dan mendukung pembangunan.


Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan wartawan, diharapkan promosi wisata daerah dapat lebih maksimal, sekaligus memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat mengenai potensi wisata di Sumatera Barat.


“Kita berharap, dengan adanya workshop ini, media massa mampu membentuk opini publik yang memiliki peran penting dalam proses demokrasi, memastikan akuntabilitas pemerintah daerah, serta mendorong perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan, termasuk dalam sektor pariwisata,” tutup Novrianto.


Dengan sinergi yang baik antara wartawan dan pemerintah daerah, sektor pariwisata Sumatera Barat dapat dioptimalkan. Wartawan diharapkan dapat membantu menyampaikan keindahan dan keunikan wisata Sumatera Barat, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk berkunjung.


Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung program pembangunan pariwisata yang telah dicanangkan, serta membantu Sumatera Barat menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia.


Selain Novrianto Ucok sebagai Narasumber, adapun Narasumber lainnya yakni Kabiro Adpim Setda Prov Mursalim A.P., M.Si, serta Anggota DPRD Prov Sumbar Periode 2019-2024 dan Pemerhati Wisata H. M Nurnas S.T Palito Rajo Lelo, serta Moderator Adrian Tuswandi yang membersamai acara ini hingga berjalan hangat dan akrab. (Tim)

Senin, 20 Maret 2023

Sumbar Tuan Rumah WIES 2023, Dony Oskaria: Pasword Suksesnya harus dengan Kreatif Marketing

Sumbar Tuan Rumah WIES 2023, Dony Oskaria: Pasword Suksesnya harus dengan Kreatif Marketing




Bernama.id -  Jakarta l WIES (Word Islamic Entrepreneur Summit) 2023 diresmikan Menparekraf Sandiaga Uno, tuan rumah ivent dunia ini adalah provinsi yang kental dengan budaya dan kuat penganut ajaran Islamnya yaitu Sumatera Barat.

Tapi sebelum launching WIES 2023, tokoh nasional berdarah asli Minangkabau, kini Dirut Injourney (PT. Aviasi Pariwisata Indonesia) Dony Oskaria bersama Kadis Pariwisata Sumbar Luhur Budianda dan Direktur MICE Kemenparekraf Masruroh gelar FGD kupas tuntas plus minus WIES dengan moderator Ketua BPPD Sumbar, Sari Lenggogeni.

Dony Oskaria tak hanya tokoh minang dan enterprenuer nomor satu di Indonesia, tapi Dony Oskaria selaku Dirut InJourney selalu diberi tugas oleh Presiden untuk memaintenace iven internasional.

Sejak InJouney dibentuk, Dirut Dony Oskaria ini telah mengawaki iven besar dunia di Indonesia yang bersinergi dengan kementerian dan lembaga negara termasuk pemerintah daerah, sebut MotoGP Mandalika Pertamina Championship, KTT G20 di Bali, F1 Power Boat Championship di Balige Lake Toba Sumatera Utara, Sebentar lagi ASEAN Summit di Labuhan Bajo Flores NTT dan Piala Dunia U20, tentunya kembali MotoGP Mandalika 2023.

"Semua kepercayaan Pak Presiden ke InJourney karena dinilai semangat marketingnya sinergis dengan harapan Pak Presiden yaitu Creative Marketing," ujar Dony Oskaria yang pernah menjadi Wakil. Dirut PT Garuda Indonesia dan  pernah jadi Anggota Komite Ekonomi Industri Nasional. 

"Kita melihat ivent WIES sebuah prospek yang akan memberikan impact luar biasa. Tapi kalau para stake holder di ivent WIES ini konsepnya formal meeting saja jelas tak punya impact hebat dan greget WIES 2023 di Sumbar. Tapi bagaimana Dinas Pariwisata, para profesional pariwisata di Sumbar berkolaboratif jadikan WIES sebagai Creative Marketing yang dapat meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat Sumbar. Kita juga bisa mendapatkan media exposure yang terukur dari iven ini", ujar Dony

Dony juga berharap WIES merupakan moment luar biasa yang bisa mendatangkan ribuan orang datang ke Sumbar baik investor dan buyer dari segala penjuru dunia.

"Ini dalah sebuah ivent tingkat dunia , konfrensi enterperneur muslim dari berbagai negara jadi kita mesti menarik orang mengunjungi Sumbar dengan level mendunia. Dan ini merupakan bisnis matching dari seluruh enterpreneur muslim dunia," ujar Dony Oskaria.

Dony saat akhir kupasannya mengatakan InJourney siap menawarkan promosi WIES 2023 di seluruh Bandara di Indonesia yang berada di bawah perusahaan InJourney sehingga diharapkan ivent bergaung sampai ke luar negeri.

Selain itu momen budaya dan Islam di mana Sumbar tuan rumahnya bisa menjadikan upaya penting mengumpukan generasi emas Minangkabau saat ini. 

"Generasi emas Minangkabau, saat WIES bisa dikumpulkan dalam satu forum klosal misalnya 'Ranah Minang Maimbau', para generasi emas itu semuanya sudah kelas soeltan di profesi digeluti anak minang itu, sebut saja entrepreniur, profesional, star up dan politisi serta profesional di BUMN juga di kementerian hingga Ketua DPR RI. Syaratnya jangan Ranah Minang Maimbau itu dibungkus dengan politik, pada gak mau orang minang di dunia ini datang,"ujar Dony di momen lain.(***)

Minggu, 28 November 2021

Angga, Ketua KNPI Sumbar Dampingi Wamen Pertanian

Angga, Ketua KNPI Sumbar Dampingi Wamen Pertanian


Bernama.id - 50 Kota l Ahad, tanggal 28 November 2021, Angga Azkardha, selaku Ketua Umum KNPI Sumatera Barat ikut mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker ) Wamentan RI, Harvick H. Qalbi ke Kab. 50 Kota selama beberapa hari.

Disamping Angga mendampingi, juga ikut ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. Wakil Gubernur Sumbar beserta jajaran Dinas Pertanian dan rombongan lainnya. Kunker Wisata Bapak Menteri ini juga mengunjungi Padang Mangateh dan Lembah harau, Kabupaten 50 Kota.

Kunjungan Kerja Wakil Mentri Pertanian ini dalam rangka memotivasi agar sektor pertanian Sumatra Barat bisa ditingkatkan, seperti menjadikan kawasan pertanian Padang Mangateh sebagai kawasan wisata pertanian yang disenangi.

Serta menjadikan kawasan pertanian lain sebagai pembelajaran bagi generasi milineal untuk semangat jadi petani atau peternak. Maka disinilah peran KNPI Sumbar ikut mendorong anggota OKP dan KNPI Sumbar bisa dan mau bertani. Angga selaku Ketua DPD KNPI Sumbar, dan beberapa pengurus yang hadir diminta terlibat langsung memajukan sektor pertanian Sumbar ini.
Selama kunjungan kerja Wamen Pertanian ini, Angga Azkardha diminta khusus untuk ikut oleh Wamentan RI, Harvick H. Qalbi  di lapangan sampai tangal 1 Desember 2021.(*)

Buat web di Bayanaka ID

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done